FA Terapkan Peraturan Baru Bagi Pelaku Diving Di EPL Musim Depan

Bolamaster88 – FA Terapkan Peraturan Baru Bagi Pelaku Diving Di EPL Musim Depan. Federasi sepak bola Inggris (FA) melalui situs resminya pada hari Sabtu kemarin (20/5/2017), telah mengumumkan akan menerapkan peraturan baru guna mengurangi aksi diving pada ajang kompetisi Premier League mulai musim 2017-2018.

 

Diving pemain bagi klub lawan menjadi momok menakutkan, kadang para pesepakbola melakukan segala cara guna meraih kemenangan tak terkecuali seperti aksi diving. Tak jarang banyak klub yang dirugikan atas aksi diving ini. Para pemain melakukan protes, namun apa daya skor sudah tercetak dan diving seperti sengaja dilupakan.

 

 

Agen Sbobet Terpercaya – Beberapa pemain seperti  Marcus Rashford (Manchester United), Leroy Sane (Manchester City), dan Harry Kane (Tottenham Hotspur) beberapa kali dituding mempraktikkan upaya tersebut untuk mendapat hadiah penalti dan mereka lolos dari hukuman tersebut. Sebagian berhasil mempratikkan cara tersebut sehingga merugikan tim lawan, hingga akhirnya banyak klub-klub yang merasa dirugikan menuntut penyelenggara Premier League untuk lebih tegas terhadap para pelaku diving.

 

Akibat banyak nya para pelaku diving yang lolos dari hukuman atas ulah yang mereka perbuat akhirnya membuat petinggi FA melakukan rapat tertutup untuk membahas tindakan para pelaku diving. Hasil pertemuan itu menghasilkan peraturan baru pada ajang Premier League yang diharapkan mampu membuat pelaku diving tersebut jera.

 

Dan mulai musim depan, peraturan tersebut akan mulai diberlakukan oleh pihak Federasi sepakbola Inggris (FA) dan bagi seluruh pemain yang terbukti melakukan aksi diving untuk mendapatkan keuntungan akan mendapatkan hukuman larangan bertanding sebanyak dua kali, seperti dilansir melalui situs resmi FA.

 

Pihak dari FA sudah mempersiapkan para Tim ahli yang akan menyelidiki dan menganalisa seluruh video berbagai insiden terjadinya diving atau tidak. Setelah itu, mereka akan memberitahu FA apakah terdapat aksi diving pada video tersebut. FA dan Premier League bukan yang pertama kali menerapkan kebijakan tersebut. Sebelumnya, pihak dari penyelenggara Liga Skotlandia telah menjalankan aturan serupa sejak awal musim 2016-2017 dan mereka terbukti sukses menerapkannya.