Terpuruk di Zona Degradasi, Leicester Pecat Shakespeare

Bolamaster88 – Terpuruk di Zona Degradasi, Leicester Pecat Shakespeare. Leicester City akhirnya resmi memecat Pelatih Craig Shakespeare, setelah hanya mampu meraih satu kemenangan dalam delapan laga pertama di ajang Liga Premier Inggris pada musim ini.

 

 

Pelatih Shakespeare hanya mampu bertahan selama empat bulan dalam menangani Leicester City usai dirinya menggantikan posisi Claudio Ranieri dimusim lalu. Dan keputusan pemecatan tersebut diambil setelah diadakan rapat antara sang pelatih dan direksi dari The Foxes. Hasil dari keputusan untuk memberhentikan Shakesperare tidak terlepas oleh dari hasil buruk yang diperoleh selama dirinya menangani Leicester di musim ini. Kini juara Liga Premier Inggris pada musim 2015/2016 saat ini menempati peringkat 18 klasemen sementara.

 

Leicester City sendiri telah menunjuk Michael Appleton sebagai caretaker untuk laga melawan Swansea City pada Sabtu (21/10). Appleton akan dibantu oleh Mike Stowell dan Adam Sadler. Shakespeare sebelumnya menempati posisi asisten manajer di Leicester sejak 2011. Dia kemudian menjadi caretaker setelah Claudio Ranieri dipecat pada bulan Februari lalu.

 

Situs Judi Sbobet – Dianggap sukses menyelamatkan Leicester dari degradasi dan meloloskan tim tersebut ke perempatfinal Liga Champions musim lalu, Shakespeare diangkat sebagai manajer permanen pada bulan Juni. Namun, dia ternyata tak bertahan lama di posisi tersebut.

 

“Craig menjalankan tugasnya dengan baik di Leicester City, semasa menjadi asisten manajer dan sejak mengambil alih posisi manajer di tengah permasalahan pada Februari,” ujar Vice Chairman Leicester, Aiyawatt Srivaddhanaprabha di laman resmi klub.

 

“Meski demikian, awal yang menjanjikan di bawah Shakespeare tak berjalan konsisten dan petinggi berpikir bahwa pergantian wajib dilakukan untuk membuat klub mengalami kemajuan, konsisten dengan ekspektasi dari suporter kami, petinggi dan pemilik klub,” lanjutnya.

 

Dengan pemecatan Shakespeare tersebut, maka Leicester City menjadi klub kedua Premier Inggris yang melakukan pergantian manajer musim ini. Karena sebelumnya juga, Crystal Palace juga melakukan hal yang serupa pada bulan September yang lalu dengan memberhentikan Frank De Boer.